Dapatkah mentari bertanya ?
Di pagi hari yang cerah,
burung-burung mulai berkicau bersenandungkan nada indah sebagai alarm mentari akan kembali bersinar.
Daun-daunan melambai kegirangan menyambut pagi, para insan-insan mulia pun tidak terus terbawa mimpi namun bersegra bangkit dan memulai hari.
Di bawah naungan langit biru berhiaskan awan putih ini,ada banyak kisah yang harus di ukir hari ini.
Ada beragam drama yang harus di perankan,ada banyak jalan yang harus di tempuh.
Jalan cerita yang berbeda dari setiap insan, mebutuhkan kaki yang kuat untuk berjalan, tangan yang lembut untuk menggenggam dan memeluk, mata yang terang untuk terus melihat dan membedakan baik dan buruknya kehidupan,serta hati yang penuh kasih untuk terus siap menerima kenyataan hidup.
Sebelum drama hidup di perankan,lipatlah tangan, tutuplah mata,tekuklah lutut dan mintalah Tuhan ambil alih memimpin hidup kita agar kita tak tersesat, karena mentari tidak akan pernah bertanya sudahkah kita bersyukur?
Kasih Tuhan ibarat mentari yang tak pernah terlambat bersinar,maka milikilah hati yang penuh kasih dan rasa syukur di setiap waktu hidup, mulut yang mau untuk terus memuji Tuhan, serta hidup memuliakan Tuhan.
Selamat berhari minggu, Tuhan berkati.
By,Merdana S. Ora.
Kupang, 27 Maret 2022.
Komentar
Posting Komentar