Hay orang-orang baik,Apakabar? Kini kita telah berada di halaman terakhir dari tahun ini.halaman 365 hari menjadi halaman penutup dari cerita berjudul 2021. Rangkaian 1 tahun,12 bulan,52 minggu,365 hari ,8.760 jam,525.600 menit,31.536.000 detik akan segera usai. Bagaimana? Tahun 2021 menyenangkan bukan? Pasti menyenangkan! Buktinya kita masih bisa menikmati hidup walau di bungkus suka duka yang silih berganti.karena itu sebelum matahari terbenam di halaman terakhir di topik 2021 biarlah ku menyapa salam damai natal,salam sukacita dan salam sehat untuk kita semua. Jika di tahun 2021 ada goresan luka yang di sengaja maupun tidak di sengaja yang menyentuh basaudara semua dan mungkin masih tersimpan rapi di hati maka dengan kerendahan hati ku mohon maafkan daku,sekiranya kehadiran Sang Imanuel membawa damai di hati kita semua. Semoga goresan-goresan luka itu terbenam bersama mentari di halaman akhir topik 2021.mari dengan iman dan sukacita kita nantikan topik kehidupan yang baru.kita percaya bahwa walaupun topik 2021 hadir dengan berbagai badai kehidupan namun kita masih ada sampai saat ini karena pertolongan Tuhan,maka Tuhan yang sama pun yang akan menolong kita berjalan dan mengukir cerita hidup di topik yang baru. Terang kasih Tuhan yang akan menuntun kita sebagai keluarga Allah untuk saling mengasihi,mengampuni dan mendoakan di setiap halaman kehidupan. Senantiasa bersyukurlah kepada Tuhan sebab Tuhan itu baik,kasih setiaNya tak terhingga dalam hidup kita. 365 hari dalam penyertaan Tuhan Yesus. Nekmese,31 desember 2021.By,Merdana Ora.

Komentar

  1. Sebagai mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, mari mulai menulis dengan menggunakan pendekatan yang baik dan benar. Gunakan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) agar catatan-catatan dalam blog ini terlihat rapih, dan terutama berpedoman pada ejaan yang baik.

    Isi atau esensi artikel tidak akan berubah jika ejaan dimanfaatkan secara tepat, bahkan besar kemungkinannya untuk menjadi pembelajaran pada pembacanya bila ejaan itu baik sehingga penekanan saat membaca, jedah dan lain-lainnya akan menolong pembaca.

    Sejauh ini artikel-artikel yang sudah ada belum ada perubahan secara ejaan. Kemajuanmu sebagai blogger yakni keberanian mengantar suatu tulisan ke depan publik. Ini suatu langkah maju.

    Langkah berikutnya dan harus diperhatikan yakni rasa percaya diri yang ditunjang pengetahuan berbahasa tulis secara ilmiah (ejaan).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bapa karena sudah mau membaca tulisan ini juga terima kasih karena telah mengoreksi dan memberikan komentar positif untuk bisa menjadi labih baik lagi dalam menulis.

      Hapus
  2. C7 dengàn Pak Roni Bani. Minimal mulai peka dan teliti menentukan apakah awalan atau kàta depan. Kemudian harus dimulai dengan huruf kapital sesudah titik.

    Tetaplah menulis! Gb!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat senang ketika mendapatkan banyak komentar positif dari orang-orang baik yang terus mendorong dan memotifasi saya untuk menulis.bukan sekedar komentar tapi ilmu dan pelajaran yang luar biasa untuk menjadi lebih baik lagi.Terima kasih Bapak Dosen,Tuhan berkati.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan kasih jejekmu terus terulang,Dengan sabar suaramu terus di lantunkan dengan cinta tanganmu terus merangkul.Banyak insan yang berbeda bertemu dalam nauganmu,banyak sifat dan karakter kau padukan jadi satu album yang bersejarah.kau mengabdi dengan sepenuh hati tanpa menuntut imbalan,hari-harimu di sempurnakan dengan taburan ilmu dalam balutan harap memanusiakan banyak insan.Tugasmu sungguh mulia,kaulah pahlawan tanpa jasa,namamu kan hidup dalam sanubariku.Terima kasih Guru,Terima kasih pahlawan tanpa jasa,Kau terbaik kau bersejarah sepanjang masa.Selamat hari Guru sedunia,Teristimewa untuk Guru-Guru SD Gmit Koro'oto,Smps Kristen 1 Amarasi selatan,SmaN 2 Amarasi selatan,Dan Universitas persatuan guru 1945 Ntt,Semoga Tuhan Guru yang agung terus melengkapi Bapak ibu Untuk terus menjadi manusia yang memanusiakan dengan cinta dan teruslah menjadi berkat bagi setiap generasi agar terus menjadi buah manis di manapun berada.Kupang 25 november 2021.By,Merdana S Ora.

Hari ke-31, Akhir bulan, Penutupan bulan oktober dan bulan keluarga. Di sebut akhir karena dia adalah batas dari hari,minggu,dan bulan yang di ketahui. Dengan perkembangan Zaman ilmu pengetahuan dan teknologi Maka kita generasi masa kini mengenal bulan oktober sebagai bulan keluarga. Biasanya di bulan oktober ada banyak Insan yang membangun rumah tangga baru,membuat pesta dan muncullah istila yang di katakan kumpul keluarga. Bahkan dalam ibadah-ibadah selalu ada khotbah yang berhubungan dengan keluarga. Hingga pada hari terakhir bulan oktober di kenal sebagai hari Reformasi dan hari lahir GMIT. Di penghujung bulan oktober tepat hari ini minggu 31 oktober 2021 saya melihat banyak postingan-postingan tentang ibadah penutupan bulan keluarga di sertai dengan ibadah pengucapan syukur untuk hari Reformasi dan hari lahir GMIT. Sedikit cerita kalau di kampung saya biasanya tanggal 31 oktober selain HuT Reformasi dan HUT GMIT biasanya di kenal dengan Gereja padang yang akan di sertai dengan doa minta hujan. Tempat ibadah biasa di Mamar,kebun atau lokasi geraja pada Zaman Nenek moyang. Hari ini saya tidak berkesempatan pulang ke kampung tapi saya mengikuti cerita Gereja padang hari ini lewat postingan Facebook dan WhatApp ternyata mereka berkumpul di satu tempat namanya Saikaes dan mereka beribadat bersama dan doa yang di panjatkan terkabul hingga pada hari ini juga hujan turun. Sepertinya mereka membuat sebuah prasasti cap kaki oleh Bapa Pendeta selaku Ketua Majelis,Mama pendeta selaku Wakil ketua,Bapa Roni bani selaku ketua BP3J dan seorang Cucu dari Alm.Opa Frans Bani yang tertempel sebagai tanda dan cerita yang akan terlihat dan terucap ketika melewati tempat itu. Singkat cerita ternyata setiap bulan punya makna tersendiri bahkan keluarga adalah harta berharga yang kita miliki. Sebagai insan ciptaan Tuhan kita satu dalam tali kasih persaudaraan yang perlu untuk saling mengasihi dan menopang satu dengan yang lain. Ayah,Ibu,Kakak,Adik bahkan Basaudara adalah orang-orang yang di berikan Tuhan untuk melengkapi setiap cerita kehidupan kita yang akan bersejarah sepanjang masa. Maka kita perlu terapkan kasih untuk keluarga bukan hanya di bulan oktober tapi setiap saat agar dengan kasih yang tercermin dalam keluarga kita bisa sehati mendoakan bangsa dan negara kita agar di sembuhkan dari sakit dan penyakit bahkan dinjauhkan dari segala problema yang ada. Kita terpanggil untuk mengasihi dan menjadi berkat serta mewujudkan tugas panca gereja dengan hikmat dan kebijaksaan dari Pencipta. Maka hiduplah sebagai keluarga Allah yang bergandengan tangan tanpa membedakan suku,bangsa,warna kulit,dan sebagainya. Selamat mengakhiri bulan oktober dan selamat Hari Reformasi ke-504 dan hari ulang tahun GMIT ke-74, maju dan jaya terus di setiap karya juang kita,bulatkan tekad dalam lingkaran Kasih,dan terus melangkah dengan kaki yang kuat menuju bulan yang baru. Mari Bersyukur,Kasih Tuhan Memelihari kita semua. Kupang, 31 Oktober 2021. By,Merdana S Ora.

Malam berbintang. Saat malam tiba, Kutatap ke langit berbintang yang seakan membuatku terlelap dalam kesunyian malam.Andai saja ku punya sayap,Akan ku terbang lebih tinggi menggapai bintang. Namun semua hanyalah khayalan.Malam berhiaskan bintang namun tak mampu memberiku cita.Ku terbawa mimpi menanti mentari di esok hari.Entah apapun yang akan terjadi ku balut malamku dengan doa dan harapan bahwa hari esok akan bersahabat denganku,menghangatkan langkahku untuk berjuang melukis harapan Masa depan.Kupang,1 November 2021.By, jeverson nawa Wanyi. Editor, Merdana S Ora.