Suara tawa jadi tanda pengenal!. Hari ini punya cerita menarik,di mana setelah Kuliah saya di kontak teman untuk mampir ke penginapannya atau biasa di kenal dengan Kos. Dia memberi tahu lokasi penginapannya. Dia juga memberikan arahan tentang jalur tempuh yang akan di lewati. Saya pun memulai perjalanan dari kampus menuju arah penginapan teman saya. Sepanjang jalan ada hal yang sepertinya membuat saya panik tapi juga merasa lucu.Mengapa demikian?, karena dari informasi yang saya dapat dia mengatakan "Jalan lurus sa ee, jang belok.nanti beta jemput Tri jadi ketemu di mana na itu Su" 😁. Nah apa yang terjadi?? Lama saya berjalan dia pun tidak pernah muncul saya pun mulai merasa panik. Namun saya terus berjalan dan tanpa diduga saya melihat seorang teman kuliah yang sementara berdiri didepan penginapannya.rasanya ingin memanggil Dia tapi takut salah orang.Tanpa sekatapun saya terus melanjutkan perjalanan, karena rasa takut maka saya kontak teman yang tadinya saya lihat itu untuk menemani saya ke tempat tujuan.Dia pun merespon baik dan menyuruh saya untuk menunggu.Sambil menunggu tiba-tiba teman yang menjemput saya pun muncul.Dengan jarak yang begitu jauh Ia langsung memanggil saya.Tak lama setelah mendengar panggilan itu saya pun segera menghampiri Dia. Sesampainya di tempat di mana Dia berdiri saya pun mengatakan kepada Dia untuk menunggu teman kedua yang telah bersedia menemani saya.Kami berdua pun berdiri menunggu sambil bercerita,dalam waktu yang singkat Dia pun datang sehingga kami bertiga segera mengangkat langkah pergi.Dalam perjalan kami bercerita dan mulai ketawa kikikaka😂 menuju tempat tujuan.Sepanjang jalan tanpa di sadari ada suara yang berdenting menyebut nama saya.Segera saya menoleh dan melihat ternyata ada dua orang laki-laki yang sementara duduk di bawah teduhan teras sebuah bangunan. Saya pun segera menghampiri mereka. Dua orang teman saya pun ikut langkah saya dan berkenalan dengan mereka. Siapa mereka??? Ternyata mereka adalah keluarga saya dari kampung. Dalam pertemuan itu apa yang di bahas paling awal? Yang di bahas adalah " sebenarnya ketong sonde daplia Lu, tapi be dengar Lu ada ketawa makanya be filing itu Tri.Andia be lia kapan itu orang muncul ko beta pastikan? Dan betul ju ee (dibalut dengan tawah juga)" Lalu ia melanjutkan pembicaraan dengan kata "Tri Lu di mana sa pasti ketong tanda😁, Lu son berubah ju ee, Lu di mana sa pasti heboh deng ketawa"😁.Itu kata-kata yang mereka ungkapkan dalam bahasa kupang. Kami juga sedikit tanya jawab dan bercerita tentang keadaan di kampung, kapan pulang kampung dan bagaimana dengan kegiatan kuliah. Karena waktu semakin berjalan dan matahari semakin panas saya dan kedua orang teman saya pamit lalu melanjutkan perjalanan sambil bercerita dan tertawa bersama, sehingga tanpa terasa kami pun tiba di penginapannya. Di sana kami makan, serta mengukir canda dan tawa bersama.Singkat cerita... ternyata Hidup ini akan punya cerita apabila kita mau berinteraksi dengan teman-teman kita, dan di saat kita malu bertanya tentunya kita akan sesat di jalan.Demikian pula dengan kebiasan kita, mengapa demikian? Ketika kita terbiasa dengan suatu hal yang berulang kali di lakukan maka bisa jadi tanda pengenal. Seperti suara tawah.Orang bilang ketawa itu sehat, ketawa adalah pintu masuk interaksi kita dengan orang lain.Maka selagi ada kesempatan milikilah dunia tawa walau duniamu tak seindah yang di pikirkan agar bisa melupakan hal-hal menyedihkan.Jumat, 5 November 2021.By, Merdana S Ora.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan kasih jejekmu terus terulang,Dengan sabar suaramu terus di lantunkan dengan cinta tanganmu terus merangkul.Banyak insan yang berbeda bertemu dalam nauganmu,banyak sifat dan karakter kau padukan jadi satu album yang bersejarah.kau mengabdi dengan sepenuh hati tanpa menuntut imbalan,hari-harimu di sempurnakan dengan taburan ilmu dalam balutan harap memanusiakan banyak insan.Tugasmu sungguh mulia,kaulah pahlawan tanpa jasa,namamu kan hidup dalam sanubariku.Terima kasih Guru,Terima kasih pahlawan tanpa jasa,Kau terbaik kau bersejarah sepanjang masa.Selamat hari Guru sedunia,Teristimewa untuk Guru-Guru SD Gmit Koro'oto,Smps Kristen 1 Amarasi selatan,SmaN 2 Amarasi selatan,Dan Universitas persatuan guru 1945 Ntt,Semoga Tuhan Guru yang agung terus melengkapi Bapak ibu Untuk terus menjadi manusia yang memanusiakan dengan cinta dan teruslah menjadi berkat bagi setiap generasi agar terus menjadi buah manis di manapun berada.Kupang 25 november 2021.By,Merdana S Ora.

Hari ke-31, Akhir bulan, Penutupan bulan oktober dan bulan keluarga. Di sebut akhir karena dia adalah batas dari hari,minggu,dan bulan yang di ketahui. Dengan perkembangan Zaman ilmu pengetahuan dan teknologi Maka kita generasi masa kini mengenal bulan oktober sebagai bulan keluarga. Biasanya di bulan oktober ada banyak Insan yang membangun rumah tangga baru,membuat pesta dan muncullah istila yang di katakan kumpul keluarga. Bahkan dalam ibadah-ibadah selalu ada khotbah yang berhubungan dengan keluarga. Hingga pada hari terakhir bulan oktober di kenal sebagai hari Reformasi dan hari lahir GMIT. Di penghujung bulan oktober tepat hari ini minggu 31 oktober 2021 saya melihat banyak postingan-postingan tentang ibadah penutupan bulan keluarga di sertai dengan ibadah pengucapan syukur untuk hari Reformasi dan hari lahir GMIT. Sedikit cerita kalau di kampung saya biasanya tanggal 31 oktober selain HuT Reformasi dan HUT GMIT biasanya di kenal dengan Gereja padang yang akan di sertai dengan doa minta hujan. Tempat ibadah biasa di Mamar,kebun atau lokasi geraja pada Zaman Nenek moyang. Hari ini saya tidak berkesempatan pulang ke kampung tapi saya mengikuti cerita Gereja padang hari ini lewat postingan Facebook dan WhatApp ternyata mereka berkumpul di satu tempat namanya Saikaes dan mereka beribadat bersama dan doa yang di panjatkan terkabul hingga pada hari ini juga hujan turun. Sepertinya mereka membuat sebuah prasasti cap kaki oleh Bapa Pendeta selaku Ketua Majelis,Mama pendeta selaku Wakil ketua,Bapa Roni bani selaku ketua BP3J dan seorang Cucu dari Alm.Opa Frans Bani yang tertempel sebagai tanda dan cerita yang akan terlihat dan terucap ketika melewati tempat itu. Singkat cerita ternyata setiap bulan punya makna tersendiri bahkan keluarga adalah harta berharga yang kita miliki. Sebagai insan ciptaan Tuhan kita satu dalam tali kasih persaudaraan yang perlu untuk saling mengasihi dan menopang satu dengan yang lain. Ayah,Ibu,Kakak,Adik bahkan Basaudara adalah orang-orang yang di berikan Tuhan untuk melengkapi setiap cerita kehidupan kita yang akan bersejarah sepanjang masa. Maka kita perlu terapkan kasih untuk keluarga bukan hanya di bulan oktober tapi setiap saat agar dengan kasih yang tercermin dalam keluarga kita bisa sehati mendoakan bangsa dan negara kita agar di sembuhkan dari sakit dan penyakit bahkan dinjauhkan dari segala problema yang ada. Kita terpanggil untuk mengasihi dan menjadi berkat serta mewujudkan tugas panca gereja dengan hikmat dan kebijaksaan dari Pencipta. Maka hiduplah sebagai keluarga Allah yang bergandengan tangan tanpa membedakan suku,bangsa,warna kulit,dan sebagainya. Selamat mengakhiri bulan oktober dan selamat Hari Reformasi ke-504 dan hari ulang tahun GMIT ke-74, maju dan jaya terus di setiap karya juang kita,bulatkan tekad dalam lingkaran Kasih,dan terus melangkah dengan kaki yang kuat menuju bulan yang baru. Mari Bersyukur,Kasih Tuhan Memelihari kita semua. Kupang, 31 Oktober 2021. By,Merdana S Ora.

Malam berbintang. Saat malam tiba, Kutatap ke langit berbintang yang seakan membuatku terlelap dalam kesunyian malam.Andai saja ku punya sayap,Akan ku terbang lebih tinggi menggapai bintang. Namun semua hanyalah khayalan.Malam berhiaskan bintang namun tak mampu memberiku cita.Ku terbawa mimpi menanti mentari di esok hari.Entah apapun yang akan terjadi ku balut malamku dengan doa dan harapan bahwa hari esok akan bersahabat denganku,menghangatkan langkahku untuk berjuang melukis harapan Masa depan.Kupang,1 November 2021.By, jeverson nawa Wanyi. Editor, Merdana S Ora.