Langsung ke konten utama
Setiap kisah kehidupan selalu punya awal dan akhir.Ada kisah yang berakhir dengan bahagia namun ada juga yang berakhir dengan meninggalkan jejak kesedihan.ketika saya di berikan pilihan tentunya saya lebih memilih yang akhiran bahagia.sempat pikaran saya tertuju pada lelucon yang bernada walau boleh saya mengalami masa kecil yang indah,masa muda yang nikmat dan bahagia lalu di masa tua tinggal menikmati kekayaan dan menunggu masuk surga,tentunya ini tidak realitas.dan ketika kelak saya harus meninggalkan dunia apakah orang-orang yang mengenal saya terus mengingat saya? Berhasil atau gagal kah yang harus saya tinggalkan? Apakah perjalanan hidup hidup dan iman yang di perjuangkan sekarang bisa menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar yang saya tinggalkan kelak? kiranya akhir hidup saya bukan seturut kebahagian yang saya inginkan melainkan menurut kehendak dan rancangan hidup yang Tuhan sediakan bagi saya.Hidup saya seutuhnya adalah milik Tuhan,saya memberi diri menanti sentuhan Tuhan,Siap di jadikan seturut rencanannya karena masa hidup saya Tuhan yang pegang.pahit manisnya hidup saat ini saya yakini bahwa tidak di luar dari kehendak Tuhan.Kupang,21 November 2021.By,Selmi Hauteas.Editor, MSO.
Postingan populer dari blog ini
Komentar
Posting Komentar