Langsung ke konten utama
Saat awal berjumpa saya berpikir dia orang yang paling tepat dalam kehidupan saya.Dan sempat saya berharap bahwa dia orang yang nantinya menemani saya dalam keadaan suka maupun duka.Dia sungguh di yakini hingga namanya sempat saya bawa dalam setiap kata doa yang terlantunkan.Dengan berjalannya waktu,hari-hari pun terlewati bersama,keadaan kian burubah membuat saya makin tertekan dan serasa terbeban dengan kondisi dan keadaan.karena awalnya dia perhatian dan sempat kami terbawa cerita ke masa depan,namun sekarang dia perlahan menghindar dan menjadi tidak peduli lagi dengan saya.sejak awal kami di pertemukan saya tidak tahu kalau ternyata ada orang yang dia cintai terlebih dahulu.dengan putaran waktu yang menyapa bahwa ada dia sebelum saya maka rasa menyerah pun hadir dan sempat saya berlantun kata " memang bukan saya yang kamu dambakan".Perasaan saya seakan menuntut saya untuk segera mengakhiri hubungan itu.tanpa lintasan pikir yang panjang saya pun segera melepaskan dia pergi.kini dia di jadikan sebagai inspirasi dan pelajaran hidup.Kupang,16 november 2021.By,Selmi Hauteas.Editor,Merdana S Ora.
Postingan populer dari blog ini
Mantap
BalasHapus