Terasa lucu namun Menyenangkan juga........... Hari ini adalah pertemuan kedua di Kampus bersama Teman-teman dalam minggu ini.saat tiba di Kampus saya dan teman-teman berhenti sejenak di lingkungan Kampus kemudian kami langsung melangkah menuju ruang kuliah.di dalam ruangan kami menanti Dosen mata kuliah dengan kesibukan yang berbeda-beda.Ada yang bercerita,ada yang mengerjakan tugas,ada yang bermain hp dan kesibukan-kesibukan lainnya.Lama kami menanti Dosen tiba-tiba ada informasi Dari Ketting Kami bahwa Pak tidak masuk karena ada hal penting yang harus di selesaikan.selepas kami menerima informasi itu Kakak-Kakak Semester pun meminta kami meninggalkan ruangan karena mereka mau mengikuti perkuliahan di ruangan itu juga.Saya dan Teman-teman pun segera bergegas meninggalkan ruang Kuliah.Karena masih ada Mata kuliah maka kami masing-masing memilih tempat yang nyaman untuk menanti waktu mata kuliah ke-2.Ada yang tetap di depan ruang kuliah lantai 2,ada yang turun di depan ruang kuliah lantai 1 dan sebagian besar dari kami memilih untuk ke luar ruangan.saat saya dan beberapa teman keluar kami melihat 2 orang teman duduk di bawah pohon beringin sambil mengerjakan tugas.Kami pun bergabung bersama mereka.Apa yang kami lakukan di bawah teduhan pohon beringin?,,,yang kami lakukan adalah bercerita dan ketawa bersama.Dari mana asal lelucon itu?,,dari kami sendiri.kami membahas karakter teman-teman kelas di mana ada yang cerewet dan ada yang pendiam.kami pun mencari solusi bagaimana kami bisa merangkul teman-teman yang selalu diam dan berbicara di waktu tertentu saja.saat pembahasan itu terjadi ada satu hal yang heboh sekali yang membuat kami ketawa terbahak-bahak.tawah itu riuh terdengar dari kata "Mati tanam ko hidup kembali,Trus motor pung gigi di mana?," kata-kata itu di sampaikan dengan expresi yang seakan membuat kami yang mendengar tidak bisa menahan tawa.kami diam sesaat kemudian tertawa lagi sehingga ada seorang teman ingin menghindar dari kelompok kecil kami ini dengan tujuan bisa berhenti tertawa.Ia pun menghampiri beberapa teman di bawah teduhan pohon Nangka.Mereka juga sedang bercerita.entah apa dan bagaimana Saya dan beberapa teman mengikuti Dia.Di bawah teduhan pohon nangka itu kami menghidupi kelompok kecil itu juga dengan canda dan tawa.Nah!!!! Apakah sampai di sini? Oh tidak!.Dalam canda tawa kami itu tiba-tiba kami terdiam sejenak dan serasa tidak ada rasa untuk ketawa lagi.Namun apa yang terjadi,? Seorang teman saya mengajak Ketting untuk pergi ke tempat pengginapannya atau orang kupang biasa bilang Kos,karena Ketting masih berbicara dengan kami Ia tidak sabar lagi maka Ia pun beranjak keluar dari kelompok kecil kami sambil memikul tas Ia pun mengangkat Ketting keluar dari tempat duduknya.Kami yang melihat merasa heran dengan kelakuannya.di tengah-tengah rasa heran itu kami kembali heboh dan tertawa terbahak-bahak lagi. Singkat cerita,!. Ah...! ternyata rasa nyaman dan bahagia itu kita yang ciptakan sendiri,bahkan bahagia dan menyenangkan itu bisa terjadi kapan saja,di mana saja dan dengan siapa saja. Agar tidak jenuh dan bosan menunggu maka isilah waktu bersama teman-teman dengan canda dan tawa yang positif agar hububungan di dunia nyata bisa terjalin dengan baik dan erat. Sekian cerita hari ini,nantikan cerita berikut di kesempatan lainnya. Kupang,19 Oktober 2021. By,Merdana S Ora🖊.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan kasih jejekmu terus terulang,Dengan sabar suaramu terus di lantunkan dengan cinta tanganmu terus merangkul.Banyak insan yang berbeda bertemu dalam nauganmu,banyak sifat dan karakter kau padukan jadi satu album yang bersejarah.kau mengabdi dengan sepenuh hati tanpa menuntut imbalan,hari-harimu di sempurnakan dengan taburan ilmu dalam balutan harap memanusiakan banyak insan.Tugasmu sungguh mulia,kaulah pahlawan tanpa jasa,namamu kan hidup dalam sanubariku.Terima kasih Guru,Terima kasih pahlawan tanpa jasa,Kau terbaik kau bersejarah sepanjang masa.Selamat hari Guru sedunia,Teristimewa untuk Guru-Guru SD Gmit Koro'oto,Smps Kristen 1 Amarasi selatan,SmaN 2 Amarasi selatan,Dan Universitas persatuan guru 1945 Ntt,Semoga Tuhan Guru yang agung terus melengkapi Bapak ibu Untuk terus menjadi manusia yang memanusiakan dengan cinta dan teruslah menjadi berkat bagi setiap generasi agar terus menjadi buah manis di manapun berada.Kupang 25 november 2021.By,Merdana S Ora.

Hari ke-31, Akhir bulan, Penutupan bulan oktober dan bulan keluarga. Di sebut akhir karena dia adalah batas dari hari,minggu,dan bulan yang di ketahui. Dengan perkembangan Zaman ilmu pengetahuan dan teknologi Maka kita generasi masa kini mengenal bulan oktober sebagai bulan keluarga. Biasanya di bulan oktober ada banyak Insan yang membangun rumah tangga baru,membuat pesta dan muncullah istila yang di katakan kumpul keluarga. Bahkan dalam ibadah-ibadah selalu ada khotbah yang berhubungan dengan keluarga. Hingga pada hari terakhir bulan oktober di kenal sebagai hari Reformasi dan hari lahir GMIT. Di penghujung bulan oktober tepat hari ini minggu 31 oktober 2021 saya melihat banyak postingan-postingan tentang ibadah penutupan bulan keluarga di sertai dengan ibadah pengucapan syukur untuk hari Reformasi dan hari lahir GMIT. Sedikit cerita kalau di kampung saya biasanya tanggal 31 oktober selain HuT Reformasi dan HUT GMIT biasanya di kenal dengan Gereja padang yang akan di sertai dengan doa minta hujan. Tempat ibadah biasa di Mamar,kebun atau lokasi geraja pada Zaman Nenek moyang. Hari ini saya tidak berkesempatan pulang ke kampung tapi saya mengikuti cerita Gereja padang hari ini lewat postingan Facebook dan WhatApp ternyata mereka berkumpul di satu tempat namanya Saikaes dan mereka beribadat bersama dan doa yang di panjatkan terkabul hingga pada hari ini juga hujan turun. Sepertinya mereka membuat sebuah prasasti cap kaki oleh Bapa Pendeta selaku Ketua Majelis,Mama pendeta selaku Wakil ketua,Bapa Roni bani selaku ketua BP3J dan seorang Cucu dari Alm.Opa Frans Bani yang tertempel sebagai tanda dan cerita yang akan terlihat dan terucap ketika melewati tempat itu. Singkat cerita ternyata setiap bulan punya makna tersendiri bahkan keluarga adalah harta berharga yang kita miliki. Sebagai insan ciptaan Tuhan kita satu dalam tali kasih persaudaraan yang perlu untuk saling mengasihi dan menopang satu dengan yang lain. Ayah,Ibu,Kakak,Adik bahkan Basaudara adalah orang-orang yang di berikan Tuhan untuk melengkapi setiap cerita kehidupan kita yang akan bersejarah sepanjang masa. Maka kita perlu terapkan kasih untuk keluarga bukan hanya di bulan oktober tapi setiap saat agar dengan kasih yang tercermin dalam keluarga kita bisa sehati mendoakan bangsa dan negara kita agar di sembuhkan dari sakit dan penyakit bahkan dinjauhkan dari segala problema yang ada. Kita terpanggil untuk mengasihi dan menjadi berkat serta mewujudkan tugas panca gereja dengan hikmat dan kebijaksaan dari Pencipta. Maka hiduplah sebagai keluarga Allah yang bergandengan tangan tanpa membedakan suku,bangsa,warna kulit,dan sebagainya. Selamat mengakhiri bulan oktober dan selamat Hari Reformasi ke-504 dan hari ulang tahun GMIT ke-74, maju dan jaya terus di setiap karya juang kita,bulatkan tekad dalam lingkaran Kasih,dan terus melangkah dengan kaki yang kuat menuju bulan yang baru. Mari Bersyukur,Kasih Tuhan Memelihari kita semua. Kupang, 31 Oktober 2021. By,Merdana S Ora.

Malam berbintang. Saat malam tiba, Kutatap ke langit berbintang yang seakan membuatku terlelap dalam kesunyian malam.Andai saja ku punya sayap,Akan ku terbang lebih tinggi menggapai bintang. Namun semua hanyalah khayalan.Malam berhiaskan bintang namun tak mampu memberiku cita.Ku terbawa mimpi menanti mentari di esok hari.Entah apapun yang akan terjadi ku balut malamku dengan doa dan harapan bahwa hari esok akan bersahabat denganku,menghangatkan langkahku untuk berjuang melukis harapan Masa depan.Kupang,1 November 2021.By, jeverson nawa Wanyi. Editor, Merdana S Ora.